Selasa, 05 April 2011

JON FOO BIOGRAPHY! :)

Biography for Jon Foo »

Date of Birth: 30 October 1982

Birth Name: Jonathan Patrick Foo

Height: 5'8" (173 cm)

Trivia

He grew up in London.
He joined the circus when he was 15.
He trained at the Shichahai school of martial arts in Beijing.
He began his acting career in 2004.
He joined the Jacky Chan stunt team when he was 22.
He left school to become a stuntman.

3 Kunci untuk mendapatkan tubuh yang ideal ala Rikas L-Men 2010 (Public Figure)

3 Kunci untuk mendapatkan tubuh yang ideal

Kunci untuk mendapatkan tubuh yang ideal ada 3 hal yaitu : pola makan sehat, olah raga rutin dan istirahat cukup. That's it and No kidding !!!
#1. Pola Makan Sehat
Pola makan sehat adalah pengaturan PORSI & TIMING makan dengan cara mengkonsumsi nutrisi harian yang seimbang . Biasanya kita makan BERAT 3x sehari, sekarang dirubah menjadi 5x dengan porsi RINGAN. Artinya pola makan berubah menjadi sarapan ringan, makan siang ringan dan makan malam ringan. Diantara sarapan dan makan siang diselingi dengan cemilan sehat. Antara makan siang dan makan malam jg sama.

Contoh : # My Daily Menu #
Breakfast     : 5 butir putih telur dan 1 mangkok oatmeal plus L-Men 6 Pack Sweetener
Snack           : 2 L-Men Amino Bar atau Buah Apel + L-Men 2 Go
Lunch           : Dada Ayam Panggang 150g + beras merah + sayuran hijau.
Snack           : 2 L-Men Amino Bar atau Buah Pear / Pisang + L-Men 2 Go
Dinner          : Ikan Bakar + sayuran hijau / green salad + karbo kompleks secukupnya
( Sebelum dan sesudah latihan : 1x serving L-Men Platinum )

Di dalam menu hariannya, pastikan agar mengkonsumsi nutrisi penting seperti protein, karbohidrat, serat, mineral, vitamin dan lemak baik. Nutrisi seperti ini yang akan membantu pembentukan tubuh menjadi lebih optimal. Banyak yg mengira kalo diet itu dengan mengurangi makan atau tidak makan, itu adalah cara yang kurang tepat.

Sumber protein seperti dada ayam tanpa lemak, daging sapi dan ikan adalah contoh makanan tinggi protein yang baik. Untuk karbohidrat, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi jalar, oatmeal dan pasta gandum. Buah-buah dan sayuran juga penting dikonsumsi setiap harinya untuk membantu pencernaan dalam tubuh.

 Pola makan sehat juga artinya menghindari makanan yang dimasak dengan cara digoreng, bersantan dan jeroan. Walaupun ditumis tapi rata – rata masih banyak mengandung minyak. Jadi pilihlah makanan yang dimasak dengan cara di bakar, panggang, rebus atau kukus. Gorengan akan menghambat pembentukan tubuh dan menyebabkan kolesterol yang dapat mengganggu kesehatan.

Makanan menggunakan saus / dressing juga jangan yg berlebihan, ambil secukupnya aja, pisahkan antara makanan dan saus yang digunakan sehingga takaran dapat dibatasi. Saus yang digunakan rata – rata  mengandung garam dan gula , yang konsumsi hariannya harus dibatasi. Apabila penggemar rasa manis, gunakan pengganti gula rendah kalori seperti L-Men 6 Pack Sweetener. Untuk saus lainnya, gunakan juga kecap diet rendah kalori dan rendah sodium.

Tips tambahan :
*Apabila sudah memiliki berat badan ideal = seimbangkan asupan protein (1.5 g/kg sd 2g/kg berat badan) dan asupan karbohidrat kompleks sebagai sumber energi
*Apabila ingin menurunkan berat badan = asupan / porsi karbohidrat kompleks yang perlu diperhatikan. Asupan protein harian bisa mencapai 1.5g/kg sd 2g/kg berat badan.
*Apabila ingin meningkatkan berat badan = tambah asupan karbohidrat sebelum dan sesudah latihan. Asupan protein harian berkisar antara 1.5g/kg sd 2g/kg berat badan.
*Konsumsilah sayuran setidak tidaknya 2 porsi setiap harinya ( 2 cups )
*Buah juga sangat baik (contoh apel, pear, pepaya) yg dapat membantu memperlancar pencernaan.

#2. Latihan Beban dan latihan Kardio
Selain pola makan sehat dengan nutrisi yang seimbang, lakukan juga latihan rutin seperti latihan beban dan latihan kardio minimal 3-4x seminggu.  Latihan beban berfungsi untuk membentuk otot di area yg lebih spesifik dan latihan kardio (kardiovaskuler) yang baik untuk kesehatan jantung serta pembakaran kalori & lemak dalam tubuh.
Lakukan latihan beban dengan melatih otot yang berbeda – beda. Hal ini bertujuan untuk membentuk tubuh atletis dengan bentuk yang proporsional dan juga memberikan waktu istirahat kepada otot yang dalam proses pemulihan.  Latihan kardio seperti jogging, sepeda, berenang, aerobic, atau skipping adalah contoh yg sering dilakukan.

Contoh # Weekly Program #
Senin (weight training)  : Back + Tricep +abs
Selasa (cardio training   :kardio + abs
Rabu (weight training)   : Shoulder + Leg
Kamis (cardio training)   : Class RPM + abs
Jumat (weight training) : Chest + Bicep
Sabtu (cardio training)   : Sirkuit Training
Minggu                           : OFF

Tips tambahan :
*Apabila sudah memiliki berat badan ideal = seimbangkan latihan beban dan latihan kardio dalam seminggu
*Apabila ingin menurunkan berat badan = prioritaskan latihan kardio dibanding beban dalam seminggu ( contoh 4x kardio {40 sd 60 menit}, 2x beban)
*Apabila ingin meningkatkan berat badan = prioritaskan latihan beban dibanding kardio dalam seminggu ( contoh 4x beban, 2x kardio {15 sd 20 menit} )


#3. Istirahat cukup
Istirahat juga sangat berpengaruh, karena perkembangan otot itu berasal dari asupan nutrisi dan kualitas istirahat yang cukup. Hindarkan begadang, mulailah ke pola rutin yang lebih teratur. Usahakan agar istirahat minimal 7 – 8 jam setiap harinya.  Istirahat yang cukup akan membantu pembentukan otot dan muscle recovery yang lebih baik.

Sebagai tambahan selalu konsumsi susu tinggi protein sebelum dan sesusudah latihan. Sebelum latihan, protein diperlukan sebagai bahan baku untuk pembentukan otot, dan setelah latihan beban protein diperlukan untuk proses recovery otot dan juga pembentukan otot yang baru (muscle hypertrophy). Oleh karena itu, untuk anda yang sedang dalam program pembentukan tubuh, perlu memperhatikan ketersediaan asupan protein dalam jumlah yang cukup.

Semoga bermanfaat untuk kalian semua. Tidak ada kata terlambat untuk memulai sebuah tranformasi. #SayabisaAndajuga.

G luck guys,

Rikas Harsa
LOTY 2010
#SayabisaAndajuga

Before and After Transformation

You guys also can follow Rikas LOTY 2010 on Twitter @Rikasharsa or Rikas Fanpages on Fb (http://www.facebook.com/pages/Rikas-L-Men-2010/173154639392691?sk=notes#!/pages/Rikas-L-Men-2010/173154639392691). #SayabisaAndajuga

NUTRI GUIDE (THE COFFEE PHILOSOPHY)

THE COFFEE PHILOSOPHY

Kopi bikin tidak ngantuk? Jelaslah!

Kopi bantu pembentukan tubuh? Gimana bisa?




Begitu membuka mata, secara otomatis Anda beranjak menuju

dapur dan membuat secangkir kopi kental. Begitu juga ketika

penat datang di kantor atau saat Anda harus menyiapkan

presentasi sampai malam hari. Meskipun demikian, berbagai

berita tentang dampak buruk kopi tak urung membuat Anda

gentar. Sedangkan Anda baru saja mendengar cerita teman gym

bahwa kopi bsa membantu membakar timbunan lemak. Benarkah

minuman ini benar-benar bermanfaat untuk memahat otot tubuh

Anda?

NOT JUST AN ORDINARY BEVERAGE

Benar, kopi dapat menjadi your fitness buddies dalam memahat

sixpack di tubuh Anda! Beberapa studi menunjukkan bahwa kopi

dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini berkaitan

dengan kandungan zat aktif dalam kopi dapat membantu

menurunkan berat badan. Hal ini berkaitan dengan kandungan zat

aktif dalam kopi yang dapat meningkatkan metabolisme serta

menekan rasa lapar, yaitu kafein. Selain itu, chlorogenic acid

dan quinides yang terkandung dalam kopi juga ikut berperan

dalam menurunkan berat badan dan membakar lemak.

Selain itu, kopi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan,

asal dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.
Konsumsi kopi

berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, pencegahan

penyakit Parkinson, pencegahan kanker kolon, serta pencegahan

pengerasan hati.

CAFEEINE: THE WEIGHT LOSS INGREDIENT

Kafein memang dapat membahayakan jantung Anda, jika dikonsumsi

secara berlebih. Tapi, di sisi lain, kafein juga adalah

"ramuan" yang dapat membantu Anda membakar lemak di tubuh?

Berikut ulasannya.

1. Kafein dan Appetite
Kafein merupakan stimulan yang berperan dalam mengurangi rasa

lapar. Karena Anda tidak terlalu lapar, makan pun menjadi

tidak berlebih. Asalkan tidak menambah kopi dengan gula

berlebih apalagi whipped cream, maka kopi Anda aman untuk

pembentukan tubuh, terutama saat menurunkan berat badan.

2. Kafein meningkatkan laju metabolisme
Studi menunjukkan kalu kafein bersifat termogenesis dan

membantu membakar kalori. Suplementasi 100 mg kafein dapat

meningkatkan laju metabolisme sampai 3-4% selama 150 menit.

Adapun secangkir kopi (240 ml) mengandung kafein sebesar

72-130 mg. Namun, efek kafein tidak sama pada setiap orang.

Orang gemuk mengalami peningkatan laju metabolisme yang lebih

rendah dibandingkan orang dengan berat normal.

3. Kafein dan pembakaran lemak
Kafein dapat meningkatkan pemecahan lemak menjadi energi.

Karena itulah, konsumsi kafein dapat membuat perut Anda

terlihat lebih rata! Meskipun demikian, perlu diingat bahwa

konsumsi kafein tanpa disertai aktivitas fisik tidak akan

memberikan hasil yang signifikan. Penyebabnya, apabila tubuh

tidak membutuhkan tambahan energi, lemak yang telah diubah

menjadi energi akan kembali disimpan sebagai lemak. So, jangan

lupakan olahraga!

4. Kafein dan Endurance
Tahukah Anda bahwa kafein dapat meningkatkan kekuatan otot

Anda? Konsumsi kafein 1 jam sebelum berolahraga terbukti dapat

meningkatkan performa olahraga serta meningkatkan endurance.

Mengapa harus 1 jam? Hal ini dikarenakan kadar kafein dalam

darah akan mencapai puncaknya 45-60 menit setelah Anda minum

kopi.

Minum kopi dapat meningkatkan peerforma dan endurance selama

berolahraga berkat peran kafein dalam meningkatkan kadar

epinephrine dalam tubuh. Hasilnya, lebih banyak energi yang

dihasilkan oleh tubuh, terutama dari lemak, pada 15-30 menit

pertama saat berolahraga. Semakin lama Anda berlatih, semakin

banyak kalori yang akan Anda bakar. Kemampuan inilah yang

membuat kopi dapat membantu program pembentukan tubuh,

termasuk penurunan berat badan.

HOW MUCH CAFFEINE SHOULD I GET?
Studi menunjukkan bahwa konsumsi 100 mg kafein per hari

(kira-kira setara secangkir kopi) dapat meningkatka

metabolisme dan membakar kalori. Meskipun demikian, hindari

mengonsumsi kafein terlalu banyak. Meningkatkan dosis kafein

tidak akan meningkatkan pembakaran lemak dan metabolisme

energi secara signifikan. Selain itu, konsumsi kafein berlebih

bisa berdampak pada insomnia, jantung berdebar, sakit kepala,

diare, kekurangan cairan, dan peningkatan risiko terkena

penyakit jantung. Batasi konsumsi kafein Anda agar tidak

melebihi 300 mg kafein per hari, atau setara dengan 3 cangkir

kopi per hari .


VS

FOOD FOR THOUGHT

Apabila Anda sudah mengonsumsi kafein tetapi tetap mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti roti tawar, mie, atau makanan manis sebelum dan sesudah berolahraga, jangan harap kafein dapat bekerja efektif dalam membakar lemak Anda!
Penelitian menunjukkan kalau makanan tinggi karbohidrat dapat menghambat kerja kafein dalam meningkatkan metabolisme energi.

Our Guides
Ready to grab your coffee? Before heading to the nearest coffee shop to get your daily kick-ups, you better check this out.

1. Choose Wisely
Jenis kopi yang berbeda memiliki kandungan kalori yang berbeda pula.
Pilihan terbaik adalah Espresso. Apabila Anda penggemar Latte, ada baiknya Anda mencoba beralih ke Cappucino atau Macchiato yang lebih rendah kalori.

2. Skip the Whooping Calorie from Whipped, Cream!
Whipped cream di atas Frappucino Anda bisa menambahkan 80-100 kalori dari total kalori yang Anda konsumsi, setara dengan jogging selama 20 menit. So, next time, no whipped cream, please.

3. Less is More
Semakin banyak gula dan susu yang Anda tambahkan, semakin tinggi pula kandungan kalorinya. Sebagai contoh, secangkir Espresso tanpa gula mengandung kurang dari 5 kalori, sedangkan segelas Caffe Mocha (dengan tambahan gula dan susu, tanpa whipped cream) mengandung sekitar 290 kalori.

4. No Side Dish, Please!

Anda rajin minum kopi tetapi perut malah semakin buncit? Mungkin hal ini dikarenakan kebiasaan Anda mengonsumsi croissant yang banyak tersedia di coffee shop sebagai teman minum kopi. Asupan kalor Anda pun meningkat. Pilih menu yang lebih sehat, seperti roti gandum tanpa mentega. Lebih kenyang, lebih sehat.

Source by: MEN'S GUIDE